Optimalisasi Peran KPM, Minahasa Pacu Penurunan Stunting Tahun 2025
Minahasa-fajarjejakkasus.com
Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting dengan mengoptimalkan peran para Kader Pembangunan Manusia (KPM) di seluruh desa. Langkah ini menjadi salah satu fokus utama menjelang target percepatan penurunan stunting pada tahun 2025.
Dalam kegiatan penguatan kapasitas KPM yang digelar pekan ini, pemerintah daerah menegaskan bahwa KPM memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pendampingan keluarga, terutama dalam pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, serta pemantauan layanan kesehatan ibu dan balita.
Bupati Minahasa melalui perwakilan Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. “KPM bukan hanya mencatat dan melapor, tetapi membantu memastikan setiap keluarga mendapatkan akses layanan yang diperlukan. Penguatan ini penting agar intervensi dapat tepat sasaran,” ujarnya.
Selain pelatihan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah strategi seperti peningkatan koordinasi antara desa, puskesmas, dan kecamatan; optimalisasi penggunaan aplikasi pendataan; serta percepatan penanganan balita berisiko melalui program intervensi gizi spesifik dan sensitif.
Para KPM yang hadir mengaku semakin memahami peran mereka dalam menekan angka stunting. Mereka berharap penguatan ini diikuti dengan dukungan berkelanjutan, terutama terkait fasilitas dan sinkronisasi data.
Dengan langkah-langkah ini, Kabupaten Minahasa menargetkan penurunan signifikan angka stunting pada tahun 2025. Pemerintah daerah menegaskan bahwa keberhasilan program bergantung pada sinergi seluruh pihak, terutama para kader di lapangan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
(Albert)
