Wali Kota Manado Kunjungi Lapangan Bantik di Malalayang Satu, Tekankan Pemanfaatan dan Perawatan Fasilitas Publik
MANADO – Fajarjejakkasus.com
Andrei Angouw melakukan kunjungan langsung ke Lapangan Bantik yang terletak di Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, guna meninjau hasil penataan kawasan yang kini tampil lebih tertata, estetik, dan ramah bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota melihat secara langsung sejumlah pembenahan yang telah dilakukan di kawasan Lapangan Bantik. Area yang sebelumnya terkesan biasa kini disulap menjadi ruang publik yang lebih menarik, dengan penataan taman yang rapi, ruang terbuka hijau yang nyaman, serta fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.
Salah satu ikon yang menjadi perhatian adalah berdirinya patung pahlawan nasional Wolter Monginsidi di area lapangan. Kehadiran patung tersebut tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan, sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda.
Selain itu, tersedia pula taman bermain anak yang dirancang untuk memberikan ruang rekreasi yang aman dan menyenangkan bagi keluarga. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi warga sekitar untuk beraktivitas, berolahraga, dan bersosialisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota berdialog langsung dengan warga masyarakat, tokoh adat, serta pemerintah setempat. Ia menyampaikan harapannya agar Lapangan Bantik tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pelaksanaan kegiatan adat Bantik, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga berbagai acara positif lainnya.
“Fasilitas yang sudah dibangun ini kiranya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Tempat ini bisa menjadi pusat aktivitas warga, termasuk kegiatan adat Bantik dan kegiatan yang bermanfaat lainnya,” ujar Wali Kota.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan. Menurutnya, tanpa partisipasi aktif masyarakat dalam merawat fasilitas umum, penataan yang telah dilakukan tidak akan bertahan lama.
“Harus dijaga bersama, jangan sampai kotor atau rusak. Kebersihan dan kenyamanan adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Di lokasi, Wali Kota sempat “diserbu” anak-anak sekolah yang ingin berfoto bersama. Beberapa warga pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berswafoto dan menyampaikan aspirasi secara langsung.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Camat Malalayang Yusuf Kopitoy, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Manado Novy Ponto, Lurah Malalayang Satu, para Ketua Lingkungan, serta jajaran petugas teknis lainnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memperhatikan dan mengembangkan ruang-ruang publik yang representatif, inklusif, dan bernilai budaya. Dengan penataan yang terus dilakukan, diharapkan Lapangan Bantik dapat menjadi salah satu ikon kebanggaan warga Malalayang sekaligus ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat Kota Manado.
(Royana Pandoy)
