Minahasa – Fajarjejakkasus.com
Kegiatan pengangkatan gulma di Danau Tondano yang dilaksanakan melalui pekerjaan swakelola pemeliharaan Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I bekerja sama dengan Kodam XIII/Merdeka mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya para nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidupnya di danau tersebut.
Pengangkatan gulma yang selama ini menghambat jalur perahu nelayan dinilai sangat membantu memperlancar aktivitas masyarakat. Dengan berkurangnya gulma yang menutupi sebagian area perairan, para nelayan kini dapat beroperasi dengan lebih mudah dan aman.
Dalam pelaksanaannya, personel Kodam XIII/Merdeka bersama tim di lapangan secara aktif melakukan pembersihan gulma di sejumlah titik yang menjadi jalur utama nelayan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian Danau Tondano sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Salah seorang nelayan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh BWS Sulawesi I dan Kodam XIII/Merdeka.
“Kami sangat berterima kasih kepada BWS Sulawesi I dan Kodam XIII/Merdeka yang telah membantu membersihkan gulma di Danau Tondano. Sekarang aktivitas kami sebagai nelayan menjadi lebih lancar dan tidak lagi terhambat oleh banyaknya gulma di perairan,” ungkapnya.
Masyarakat berharap kegiatan pemeliharaan dan pembersihan gulma dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi Danau Tondano tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga yang menggantungkan kehidupan dari danau tersebut.
Kerja sama antara BWS Sulawesi I dan Kodam XIII/Merdeka ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan TNI dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan di kawasan Danau Tondano.
Redaksi
