MINAHASA – Fajarjejakkasus.com
Pemilihan Hukum Tua (Pilkumtua) Desa Ranotongkor , Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa, yang dilaksanakan pada Rabu (17/06/2026), berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Ratusan warga tampak antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di Kantor Desa Ranotongkor untuk menyalurkan hak pilih mereka dalam menentukan pemimpin desa untuk periode mendatang.
Sejak pagi hari, suasana di lokasi pemungutan suara terlihat ramai namun tetap kondusif. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir dengan semangat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Kehadiran warga menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap masa depan pembangunan dan kemajuan Desa Ranotongkor .
Dalam kontestasi Pilkumtua kali ini, terdapat lima putra-putri terbaik desa yang maju sebagai calon Hukum Tua, yakni:
Rocky Leonard Kotulus
Dortje Oroh, S.Pd
Regen Rexi Makal
Lefrand J.J. Paat
Ober B. Nongko
Kelima kandidat tersebut dikenal memiliki visi dan misi masing-masing untuk membangun Desa Ranotongkor menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Selama tahapan kampanye hingga pelaksanaan pemungutan suara, para kandidat dan pendukungnya menunjukkan sikap dewasa dalam berdemokrasi dengan tetap menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan pemilihan mendapat pengawasan ketat dari panitia penyelenggara, Pemerintah Kabupaten Minahasa, unsur pemerintah kecamatan, serta aparat keamanan dari Kepolisian. Kehadiran berbagai pihak tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan yang berlaku serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah menggunakan hak pilihnya dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, suksesnya pelaksanaan Pilkumtua bukan hanya menjadi keberhasilan panitia, tetapi juga keberhasilan seluruh masyarakat Desa Ranotongkor yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Partisipasi masyarakat sangat baik. Kami berterima kasih kepada seluruh warga yang telah menjaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif selama proses pemilihan berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, aparat keamanan yang bertugas memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga hingga proses pemungutan suara selesai dilaksanakan.
Pilkumtua merupakan bagian penting dari sistem demokrasi di tingkat desa sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui proses pemilihan yang jujur, adil, bebas, dan rahasia, masyarakat diberikan kesempatan untuk menentukan pemimpin yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi desa.
Masyarakat berharap siapapun yang nantinya terpilih sebagai Hukum Tua Desa Ranotongkor dapat menjadi pemimpin yang amanah, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta mampu menjalankan program pembangunan secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan seluruh warga.
Dengan berakhirnya proses pemungutan suara yang berlangsung aman dan tenteram, masyarakat kini menantikan hasil penghitungan suara resmi yang akan menentukan siapa sosok yang mendapat mandat rakyat untuk memimpin Desa Ranotongkor ke depan.
Pilkumtua Ranotongkor Timur 2026 menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan baik, damai, dan penuh semangat persatuan demi kemajuan bersama.
Redaksi
